Ini yang Harus Disiapkan Sejak Masih Sekolah Agar Setelah Lulus SMK Tidak Nganggur


SMK Nida El-Adabi, Ini yang Harus Disiapkan Sejak Masih Sekolah Agar Setelah Lulus SMK Tidak Nganggur. Semua siswa pasti tidak ingin nganggur setelah lulus SMK, ingin segera mendapat pekerjaan bahkan kalau bisa setelah SKL diterima langsung bekerja di instansi atau industri. Setelah lulus SMK merupakan fase krusial yang menentukan arah masa depan seseorang, karenanya harus dipersiapkan dengan serius.

Untuk itu baik guru dan siswa harus benar-benar menyiapkan segala sesuatunya dengan terencana, siswa menyiapkan skil dan kemampuan, guru memfasilitasi siswa untuk memperoleh kesempatan meningkatkan skil dan kemampuan baik sesuai kompetensi keahliannya maupun hal-hal yang berkaitan dengan soft skill.


Berikut ini beberapa hal yang harus disiapkan siswa SMK agar setelah lulus tidak nganggur:

1. Membangun Portofolio Praktik

Portofolio adalah kumpulan hasil karya, dokumen, atau proyek terbaik yang menunjukkan keterampilan, pencapaian, dan pengalaman seseorang atau perusahaan secara nyata. Perushaan saat ini tidak hanya bertanya kamu lulusan apa, jurusan apa, bisa apa, tapi juga bertanya portofolio kamu mana?

Perusahaan perlu bukti bahwa kamu mampu sesuai kompetensi lowongan kerja yang dibutuhkan, dan bukti itu bukan hanya dari selembar kertas ijazah atau sertifikat, tapi dari karya-karya nyata kamu. Kalau kamu anak DKV maka kamu wajib punya karya desain grafis, karya videografi, fotografi dan karya lainnya yang menunjukan bahwa kamu anak DKV.

Kumpulkan semua dokumentasi hasil proyek, tugas praktik, atau sertifikat kompetensi ke dalam satu media penyimpanan, lebih mudahnya sih menggunakan Google Drive. Nanti pada saat diminta oleh perusahaan kamu tinggal memberikan tautan / link Drive portofolio kamu. Atau kalau mau lebih profesional kamu bisa membuat website portofolio.

Buat kamu yang anak DKV, ada banyak web gratisan yang bisa kamu jadikan tempat memamerkan portofolio kamu:
  • dribble.com
  • behance.net
  • coroflot.com
  • portfolio.net
  • portfolio.adobe.com
  • blogspot.com
  • wordpress.com
dan masih banyak  web portofolio gratisan lainnya yang bisa kamu jadikan tempat menyimpan dan memamerkan segala aset karya kamu.

2. Mengikuti Sertifikasi Profesi

Pastikan kamu  mmeiliki sertifikat pendukung yang relevan dengan kompetensi keahlian kamu, juga sertifikat lain yang relevan. 

Apa saja sertifikat yang mestinya kamu punya? Sertifikat LSP sih salah satunya, untuk mendapatkan sertifikat ini kamu harus mengikuti uji kompetensi dari LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) yang terstandar, setiap lulusan SMK pasti punya sertifikat ini karena salah satu sayarat kelulusan yaitu lulus uji kompetensi keahlian yang diselenggarakan melalui skema LSP atau mandiri nantinya siswa dapat sertifikat keahlian.

Sertifikat lain yang relevan, seperti sertifikat pelatihan yang mendukung kompetensi keahlian kamu, misalnya kamu anak DKV maka perbanyak ikut pelatihan yang relevan dengan jurusan DKV, contohnya pelatihan animasi 2D/3D, pelatihan fotografi, pelatihan UiUx dan lain sebagainya yang bisa kamu ikutin baik yang diselenggarakan sekolah maupun lembaga lainnya. 

Bagaimana dengan sertifikat lain seperti pelatihan kepemimpinan, pramuka, futsal dan sejenisnya, ini juga perlu untuk menjadi nilai tambah. 

3. Menjalin Relasi dari Tempat PKL

Perlakukan tempat PKL layaknya tempat kerja sungguhan. Tunjukkan etos kerja yang baik, karena banyak alumni direkrut langsung oleh perusahaan tempat mereka PKL. Ketika kamu PKL sebenarnya kamu juga diperhatikan oleh pihak industri, maka tunjukan kemampuan kompetensi kamu yang bisa membuat pihak Industri terkesan, selain itu prilaku yang baik akan membuat pihak industri akan mengincar kamu setelah lulus.

Simpan nomor sejawat waktu PKL, sesekali berkomunikasi lewat WA, sekedar menanyakan kabar dan kalimat komunikatif lainnya yang membuat pertemanan terus terjaga, agar sejawat di tempat PKL kamu tidak cepat lupa sama kamu dan mungkin kalau ada lowongan kamu yang terlebih dahulu akan mendapatkan info.

4. Melatih Soft Skills 

Kembangkan keterampilan komunikasi, kerja sama tim, kedisiplinan, dan kemampuan memecahkan masalah. Industri sangat memprioritaskan kandidat dengan sikap (attitude) yang baik. Kalau ada kelas public speaking ikuti, agar kamu memperoleh keterampilan berkomunikasi yang baik. 

5. Membuat CV yang Menarik

Buatlah resume profesional yang menonjolkan keahlian teknis, pengalaman magang, dan pencapaian selama sekolah. Mintalah bantuan sama guru bahasa indonesia dalam hal membuat CV yang menarik sesuai jaman hari ini. Ada banyak template yang bisa kamu temukan pada tools seperti Canva, Figma, dan banyak lagi pelajari dan sesuaikan dengan CV kamu.

6. Aktif di Sosmed

Hari ini era sosmed, banyak perusahaan menggali lebih dalam informasi calon karyawannya melalui medsos pribadi calon karyawannya. Maka sejak masih menjadi siswa aktiflah di medsos, penuhi medsos kamu dengan portofolio bukan cuma video hahahihi. Konten medsos bisa menjelaskan kepribadian seseorang  juga bisa melihat potensi.

Selain aktif membangun konten portofolio, kamu juga bisa membangun relasi dengan orang lain yang punya hobi sama, kalau kamu anak DKV yang bangun relasi dengan sesama anak DKV baik yang jenjang SMK atau mahasiswa DKV biar nambah banyak pengetahuan DKV kamu. Di medsos juga kamu bisa mencari informasi loker, dan info lainnya yang bisa menghasilkan peluang positif bagi kamu.

Nah itu 6 hal yang harus kamu siapkan sejak kamu masih di kelas 10 SMK agar setelah lulus kamu tidak nganggur. Gunakan waktu 3 tahun di SMK untuk mendapat banyak pengalaman, dan tentu kemampuan sesuai jurusan. Ingat, portofolio pening banget ya bangun dari sekarang bolah di folder google drive, web portofolio, atau akun medsos kamu.