Perjalanan PKL: Dari Teguran di Awal hingga Pengalaman Berharga di Akhir


 

Pada tanggal 12 Januari 2026 saya diantara oleh ibu Ida sebagai pembimbing ke tempat PKL, saat di perjalanan ibu Ida sempat marah kepada saya. 

   

Karena pada saat itu saya duluan berangkat ke stasiun Manggarai dan ibu Ida dengan teman-teman saya menunggu di stasiun Tanah Abang. 


Karena ibu Ida sempat melihat saya masuk kereta di jalur 3 ibu Ida menyuruh saya turun, akan tetapi pintu sudah terlanjur tertutup. 


Selepas kereta berangkat ibu Ida langsung ngechat pribadi ke saya, dan terjadilah kesalahan pahaman karena saya berangkat duluan di jalur 3. 


Karena ibu Ida menyangka kalau saya naik ke jalur 3 itu saya balik lagi ke Parung Panjang, padahal saya benar naik jalur 3 yang bertujuan ke Manggarai.

  

Setelah kesalahpahaman itu saya bertemu kembali dengan Bu Ida dan teman-teman di stasiun Manggarai, lalu kami melanjutkan perjalanan ke stasiun Juanda. 


Sesampainya di stasiun Juanda, Kita turun, lalu ibu Ida menyuruh saya memesan grab untuk menuju ke kementerian agama, setelah mendapatkan drivernya lalu kami semua berangkat. 


Sesampainya kita di sana lalu ibu Ida bersama pembimbing dari sana yang bernama ibu Linda berbincang sebentar lalu ibu Ida pulang, lalu saya dan teman-teman melanjutkan kegiatan di kementerian agama. 


Kami diberikan arahan dan kami diajarkan cara menginput, menerima surat, dan cara memilah surat antara surat pribadi dan surat biasa. 


Setelah dirasa cukup lalu kami melaksanakan tugas tersebut sendiri, dan seterusnya hingga selesai PKL. 


Di pertengahan PKL, di tempat kami kedatangan mahasiswa yang ingin magang di tempat kita melaksanakan PKL. 


Lalu kami sharing kepada mahasiswa tersebut tentang bagaimana caranya menerima surat, memilah surat, menginput surat pribadi dan biasa, mencetak kartu kendali, dan cara mengantar surat ke tujuan masing-masing.


Dan untungnya mahasiswa tersebut cepat mengerti dan bisa melakukan pekerjaannya dengan baik. 


Pada tanggal 13 April hari terakhir saya PKL, di hari itu ibu Ida datang lagi ke tempat saya PKL dan berbincang dengan pembimbing dari sana mengucapkan terima kasih karena sudah menerima murid-murid dari SMK Nida El Adabi.